Setelah 34 Tahun, Cementaid Dirikan Pabrik Baru Di Modern Cikande

Ekbis  JUM'AT, 15 MARET 2019 , 15:25:00 WIB

Setelah 34 Tahun, Cementaid Dirikan Pabrik Baru Di Modern Cikande

Groundbreaking pabrik Cementaid/RMOL

RMOLJogja. Setelah 34 tahun diterima pasar Indonesia, pembangunan pabrik baru Cementaid di Indonesia dilakukan hari ini (Jumat, 15/3).

Pabrik yang akan dibangun di areal seluas 2.500 meter persegi itu terletak di kawasan industri Modern Cikande, Banten.

Groundbreaking pembangunan pabrik dihadiri Managing Director Cementaid Group Michael John Aldred dan Director Cementaid Sales and Services Indonesia (CASSI) John Lindsay Aldred.

Keduanya adalah anak dari penemu teknologi di balik Cementaid, Peter Aldred.

Selain itu juga hadir pimpinan Cementaid Asia Pasifik, Anthony Shung, dan pimpinan Cementaid Asia, Rodel de la Passion, serta partner Cement Aid di Indonesia, Dirut Makmur Beton Irvan Gani.

Dalam kegiatan groundbreaking itu juga ditanam kapsul waktu yang direncanakan akan dibuka 20 tahun kemudian.

Kapsul waktu ini berisi tekad kami selama 20 tahun yang akan datang,” ujar Michael John Aldred dalam sambutannya.  

Sementara Rodel de la Passion mengatakan, keputusan membangun pabrik di Indonesia didorong pada permintaan yang terus meningkat pesat.

Indonesia adalah pasar yang signifikan dengan 260 juta penduduk. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu di atas 5 persen juga cukup menjanjikan,” ujar Rodel de la Passion.

Cementaid yang memiliki kantor pusat di Perth, Australia, memproduksi semen yang tidak biasa. Menurut Irvan Gani, produk Cementaid selain membuat beton lebih kokoh, juga tahan air.

Semen dengan material Hydrophobic Poreblocking Ingredient (HPI) tidak meninggalkan pori pada beton. Karena itu juga tidak membuat karat atau korosi pada beton dan besi tulang beton,” jelas Irvan Gani yang sejak lima tahun lalu menjadi distributor Cementaid untuk pekerjaan-pekerjaan infrastruktur.

Peter Aldred yang menemukan teknologi Cementaid adalah seorang pilot pesawat tempur Australia. Cementaid didirikannya pada tahun 1946, dan kini telah memiliki agen distribusi di lebih dari 30 negara.

Di Indonesia, Cementaid digunakan pada berbagai proyek seperti Mall Taman Anggrek, Plaza Senayan, Central Park, Gandaria City, Kemang Village, dan Artha Gading.[]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Fadli Dan Fahri Jenguk Dhani

Fadli Dan Fahri Jenguk Dhani

RABU, 06 FEBRUARI 2019 , 17:14:00

Joget Di Panggung Debat

Joget Di Panggung Debat

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 19:57:00

Bebas, Ahok Salam Tiga Jari

Bebas, Ahok Salam Tiga Jari

KAMIS, 24 JANUARI 2019 , 12:45:00