26 Provinsi Sudah Lapor Penetapan UMP 2019

Politik  SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 08:59:00 WIB

26 Provinsi Sudah Lapor Penetapan UMP 2019

Hanif Dhakiri/Net

RMOLJogja. Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima laporan dari 26 provinsi tentang penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2019. Sedangkan 8 provinsi lain sudah mengumumkan besaran UMP tapi belum melaporkannya.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri usai mengikuti rakor tingkat menteri di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Jakarta, Jum’at (2/11)

Menurut Hanif, dari 26 provinsi yang telah menyampaikan laporan tentang besaran UMP tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Mengenai 8 provinsi yang belum menyampaikan laporannya, Menaker Hanif menduga bisa saja sudah diumumkan namun laporannya menyusul karena Keputusannya belum ditandatangani oleh gubernur.

"Sebanyak 26 Provinsi sudah mengumumkan dan menyampaikan laporannya kepada Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Menaker Hanif

Hanif menjelaskan kenaikan UMP tahun 2019 memperhitungkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yaitu sebesar 8,03 persen sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan

"Kenaikan UMP berdasarkan  PP 78 merupakan wujud upaya maksimal pemerintah dalam memberikan rasa win-win diantara semua pihak yaitu pekerja, pengusaha dan calon pekerja," kata Hanif.

Dikatakan Hanif, angka kenaikan UMP yang predictable, akan membuat pengusaha dan dunia usaha mudah menyusun rencana keuangan perusahaan.

"Sebab jika kenaikan upah tiba tiba 'melejit' tanpa terkontrol dengan baik, maka akan berdampak pada PHK dan sebagainya.  Jadi 'win-win' bagi dunia usaha," kata Hanif.

Kedua, Hanif mengatakan kenaikan UMP 2019 juga menjadi win-win”  bagi dunia pekerja. Artinya pekerja akan mengalami kenaikan signifikan karena berdasarkan angka pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi sebagai instrumen untuk menghitung kenaikan upah.

"Pekerja tak usah capai dan repot-repot, tak usah ribut,  demo panas-panasan. Upahnya dijamin naik dan naiknya juga signifikan, katanya.

Hanif menambahkan win-win ketiga UMP 2019, bagi calon tenaga kerja atau para pencari kerja. Jangan sampai  para pencari kerja tidak memperoleh pekerjaan karena lapangan pekerjaannya menyempit sebagai akibat upah terlalu tinggi.

"Ini artinya kenaikan upah jangan sampai menghambat mereka yang sedang mencari kerja. Ini harus diperhatikan pemerintah," katanya. [dhn]

Komentar Pembaca
Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Warga Pulau Pari Minta Sulaiman Dibebaskan

Warga Pulau Pari Minta Sulaiman Dibebaskan

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Metafora Negatif Kubu Petahana

Metafora Negatif Kubu Petahana

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Kesepakatan Baru Freeport

Kesepakatan Baru Freeport

JUM'AT, 28 SEPTEMBER 2018 , 13:23:00

Peluru Nyasar Ke Gedung DPR

Peluru Nyasar Ke Gedung DPR

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 06:50:00

Membagikan 3.000 Nasi Bungkus

Membagikan 3.000 Nasi Bungkus

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 12:12:00