Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang Hingga 26 Oktober

Politik  JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:17:00 WIB

Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang Hingga 26 Oktober

Gempa Sulteng/Net

RMOLJogja. Masa tanggap darurat di Sulawesi Tengah diperpanjang selama 14 hari ke depan. Perpanjangan dilakukan karena masih banyak masalah yang harus diselesaikan di lapangan.

Begitu kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB di Jalan Pramuka, Rawamangun, Jakarta Kamis (11/10),

Dia menjelaskan bahwa Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola merasa masa tanggap darurat perlu diperpanjang.

Hal ini lantaran masih banyak pekerjaan lapangan yang harus diselesaikan, seperti pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, perbaikan sarana dan prasarana pembangunan hunian sementara, penanganan medis, perlindungan sosial, pembersihan puing bangunan dan lainnya

Makanya, diperlukan kemudahan akses agar penanganan dapat cepat," ungkap Sutopo di kantor BNPB, di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta, Kamis (11/10).

Sutopo menjelaskan bahwa  masa tanggap darurat akan diperpanjang 14 hari ke depan atau berakhir pada 26 Oktober mendatang.

Sementara evakuasi korban telah disepakati untuk dihentikan per hari ini. Penghentian dilakukan karena ada pertimbangan-pertimbangan medis, psikolosi, sosial, dan agama.

"Namun masih adanya beberapa anggota masyarakat yang meminta evakuasi dilakukan maka diperpenjang 1 hari. Besok sudah betul-betul harus berhenti," tandasnya. [RMOL]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Fadli Dan Fahri Jenguk Dhani

Fadli Dan Fahri Jenguk Dhani

RABU, 06 FEBRUARI 2019 , 17:14:00

Aher Usai Diperiksa KPK

Aher Usai Diperiksa KPK

KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 05:42:00

Joget Di Panggung Debat

Joget Di Panggung Debat

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 19:57:00